- Diposting oleh : Admin
- pada tanggal : April 23, 2026
Padaherang (KEMENAG) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran terus memperkuat kualitas pelayanan keagamaan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan I di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padaherang, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula KUA Padaherang tersebut dihadiri Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Dr. H. Ujang Sutaryat beserta jajaran, Kepala KUA Padaherang, para penghulu, penyuluh agama Islam, serta staf pelaksana.
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, monitoring dan evaluasi kali ini dikemas dalam suasana dialog interaktif agar lebih komunikatif dan menghasilkan solusi nyata terhadap berbagai kebutuhan layanan di lapangan.
Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Pangandaran, H. Ujang Sutaryat, M.Ag., menyampaikan bahwa pembinaan tidak harus selalu dilakukan secara formal, tetapi dapat melalui diskusi yang terbuka dan produktif.
“Suasana panas begini, kami alihkan dengan trik yang berbeda supaya tidak membosankan. Setiap monitoring dan evaluasi biasanya diisi pembinaan formal, bukan karena bosan, tapi saya takut membosankan bagi rekan-rekan,” tuturnya.
Dalam forum tersebut, salah satu fokus pembahasan adalah penguatan tertib administrasi Majelis Taklim melalui pemanfaatan aplikasi Simpenais.
Menurutnya, sistem digital menjadi langkah penting dalam meningkatkan akurasi data dan legalitas kelembagaan keagamaan.
“Target tahun 2026, setiap penyuluh minimal menyiapkan 3 Majelis Taklim untuk didaftarkan melalui aplikasi. Jika 75 penyuluh se-Kabupaten Pangandaran bergerak, maka minimal akan terwujud 225 SK IJOP Majelis Taklim yang tertib administrasi,” tegasnya.
Selain itu, forum juga membahas penguatan fungsi penyuluh agama sebagai ujung tombak penyampaian informasi, edukasi keagamaan, serta sosialisasi program pemerintah kepada masyarakat.
Koordinator Kecamatan Penyuluh Agama Islam Padaherang, Musliman, menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga penyuluh di wilayah Padaherang kini semakin terpenuhi setelah adanya penataan personel.
Hal tersebut diperkuat dengan penempatan dua penyuluh baru, yakni H. Nurhadi dari KUA Langkaplancar dan Undang Sahrudin dari KUA Mangunjaya.
Kontributor: Sailan/Penghulu KUA Padaherang
