- Diposting oleh : Admin
- pada tanggal : Mei 09, 2026
Pangandaran – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran, H. Yayan Herdiana, menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Pangandaran yang digelar di Aula Hotel Benson Pamugaran Pangandaran, Kamis (30/4/2026) siang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasi Bimas Islam Kemenag Pangandaran, Dr. H. Ujang Sutaryat, para Kepala KUA se-Kabupaten Pangandaran, para penghulu, serta CPNS dan PPPK penghulu.
Rakercab APRI ini menjadi forum strategis dalam memperkuat kinerja, evaluasi program, serta peningkatan profesionalisme penghulu di lingkungan Kementerian Agama.
Dalam arahannya, Kepala Kemenag Pangandaran, H. Yayan Herdiana menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja, sekaligus penguatan kompetensi penghulu dari berbagai aspek.
“Rakercab ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap program yang sudah berjalan serta merancang langkah ke depan yang lebih baik. Kita harus terus meningkatkan kompetensi, baik substansi keagamaan, administrasi, maupun penguatan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa penghulu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan, khususnya dalam layanan pencatatan pernikahan. Karena itu, profesionalisme, kepatuhan terhadap regulasi, serta integritas menjadi hal yang tidak dapat ditawar.
“Penghulu harus memahami regulasi, menjaga etika profesi, serta memastikan seluruh layanan berjalan sesuai standar. Kita juga harus adaptif terhadap perkembangan digital agar pelayanan semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Pangandaran, Dr. H. Ujang Sutaryat, menyoroti pentingnya penguatan organisasi APRI serta peningkatan kapasitas penghulu melalui pembinaan berkelanjutan.
Ia juga menekankan bahwa penghulu perlu siap menghadapi dinamika pelayanan masyarakat yang terus berkembang.
“Organisasi APRI harus menjadi wadah pembinaan yang efektif. Penghulu tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, termasuk digitalisasi layanan dan peningkatan kualitas administrasi,” ujarnya.
Ketua APRI Kabupaten Pangandaran, H. Poniman, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Rakercab menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi sekaligus penguatan kesiapan penghulu, termasuk para CPNS dan PPPK, sebelum terjun langsung ke masyarakat.
“Rakercab ini bukan hanya evaluasi, tetapi juga pembekalan. Harapannya, para penghulu, terutama yang baru, siap secara mental, kompetensi, dan etika sebelum memberikan layanan kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa APRI berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas penghulu melalui pelatihan, pembinaan, serta penyesuaian dengan perkembangan regulasi dan teknologi.