- Diposting oleh : Admin
- pada tanggal : Juli 01, 2026
Mangunjaya (KEMENAG) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Mangunjaya bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Mangunjaya menggelar Gebyar Muharram 1448 H, Takbir Akbar, dan Santunan Anak Yatim di Gedung Dakwah Islam Kecamatan Mangunjaya, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum menyemarakkan Tahun Baru Islam sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada anak yatim.
Kegiatan dihadiri Kepala KUA Kecamatan Mangunjaya H. Epon, S.H.I., Ketua MUI Kecamatan Mangunjaya KH. Asikin, S.Ag., Ketua UPZ Kecamatan Mangunjaya KH. Dede Gampang Ali Mustajab, unsur Forkopimcam, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, kepala desa, serta masyarakat se-Kecamatan Mangunjaya.
Kepala KUA Kecamatan Mangunjaya, H. Epon, S.H.I., mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, Muharram merupakan momentum untuk memperbaiki diri sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Kami sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini. Semoga di bulan Muharram ini kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan melalui santunan ini semakin meningkat kepedulian sosial kita kepada orang-orang yang membutuhkan, terutama kasih sayang dan memakmurkan anak yatim,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada anak-anak penerima santunan agar tetap memiliki semangat dalam menuntut ilmu.
“Pesan kepada anak-anak yatim/piatu, tetaplah semangat, optimis, dan tekun belajar demi masa depan yang gemilang,” pesannya.
Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Mangunjaya, KH. Dede Gampang Ali Mustajab, mengatakan santunan yang disalurkan merupakan amanah para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah kepada UPZ.
“Bulan ini merupakan momentum yang sangat baik dan istimewa untuk meningkatkan kepedulian kepada sesama, terutama anak yatim piatu. Bantuan ini merupakan amanah dari para donatur dan aghniya yang senantiasa mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada kami. Untuk bulan ini kami menyantuni anak yatim piatu sebanyak 35 orang dari setiap desa yang ada di Kecamatan Mangunjaya,” tuturnya.
Ketua MUI Kecamatan Mangunjaya, KH. Asikin, S.Ag., mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
“Bulan Muharram bukan sekadar pergantian tahun Hijriah, tetapi momentum hijrah dari hal yang kurang baik menuju kebaikan yang lebih sempurna. Gebyar Muharram dan santunan ini adalah wujud nyata kepedulian sosial kita untuk saling menguatkan dan saling menyayangi, khususnya kepada anak-anak yang merupakan amanah Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ungkapnya.
Mewakili Camat Mangunjaya, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantib), Aka Zakaria, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah masyarakat.
“Jarang-jarang kita bisa berkumpul seperti ini. Selain mendapatkan ilmu melalui tabligh akbar, momentum ini menjadi media untuk merekatkan tali ukhuwah Islamiyah di antara umat Islam di Kecamatan Mangunjaya. Semoga selamanya kita menjadi saudara,” harapnya.
Kontributor : JM
