Skip to Content
Loading...
Humas APRI Pangandaran
Humas APRI Pangandaran
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Bimwin KUA Padaherang Bekali Catin Lima Pilar agar Rumah Tangga Tak Mudah Goyah

 

Padaherang (KEMENAG) – KUA Kecamatan Padaherang membekali lima pasang calon pengantin melalui Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri di Aula KUA Kecamatan Padaherang, Rabu (7/10/2026).

Salah satu materi utama yang diberikan adalah lima pilar keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah sebagai bekal menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga.

Bimbingan tersebut diikuti 18 peserta dengan materi yang disampaikan Penyuluh Agama Islam dan Penghulu KUA Padaherang. Selain lima pilar keluarga, peserta juga mendapat pembekalan mengenai hak dan kewajiban suami istri.

Penyuluh Agama Islam KUA Padaherang, H. Musliman, S.H., menjelaskan bahwa pemahaman terhadap hak dan kewajiban perlu menjadi dasar dalam membangun relasi suami istri. Menurutnya, keseimbangan rumah tangga tidak hanya ditentukan oleh tuntutan terhadap pasangan, tetapi juga kesediaan masing-masing menjalankan kewajibannya.

“Setiap hak yang kita terima berawal dari kewajiban yang ditunaikan oleh pasangan. Ketika suami dan istri fokus pada pemenuhan kewajibannya masing-masing dengan penuh keikhlasan, maka kedamaian dan kesejahteraan dalam rumah tangga akan terwujud secara alami,” terang Musliman.

Materi berikutnya disampaikan Penghulu KUA Padaherang, Ata Haeruman, S.Sy., yang memperkenalkan lima pilar keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Kelima pilar tersebut meliputi zawaj atau prinsip berpasangan dan kesetaraan, mitsaqan ghalizhan sebagai janji suci yang kokoh, mu’asyarah bil ma’ruf atau memperlakukan pasangan dengan baik, an-taradin yang menekankan kerelaan dan kesepakatan bersama, serta musyawarah untuk membangun komunikasi terbuka.

Ata menekankan bahwa kelima pilar tersebut dapat menjadi pegangan pasangan ketika menghadapi persoalan dalam kehidupan rumah tangga.

“Lima pilar ini adalah benteng utama keluarga. Jika janji suci mitsaqan ghalizhan dijaga dan setiap masalah diselesaikan dengan cara mu’asyarah bil ma’ruf serta musyawarah, insyaAllah rumah tangga tidak akan mudah goyah saat diterpa ujian,” tegas Ata.

Bimwin Mandiri tersebut berlangsung secara interaktif dengan pembahasan materi dan penguatan pemahaman calon pengantin mengenai kehidupan keluarga. Lima pasang calon pengantin mengikuti pembekalan hingga seluruh materi selesai disampaikan.

Kontributor: Sailan Holilul Azfa/Penghulu KUA Padaherang

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?